Featured Post

Domestic Violence and Smuggling Dominate Oekusi District Court July 2019

JUDICIAL SYSTEM MONITORING PROGRAMME PROGRAMA MONITORIZASAUN BA SISTEMA JUDISIÁRIU Case Summary Oekusi District Court July 2019 Total nu...

13 February 2009

East Timor: Baucau District Court Sentences Defendant in Attempted Murder Case

East Timor Judicial System Monitoring Program (JSMP) Press Release 13 February 2009 - On Wednesday (4/2) the Baucau District Court announced its decision in a case involving the defendant SG (No. 143/Crm.C/08/TDB) who was charged with the criminal act of attempted murder. According to the indictment submitted by the Public Prosecutor, on 31/12/2007 at the Baucau market the defendant and several others attacked the victim AS who was selling meat. The defendant was carrying a knife and stabbed the victim on the right side of his body and inflicted a serious injury. The victim received medical treatment at the Baucau Hospital. The actions of the defendant violated Article 354 of the Indonesian Penal Code.

In its decision the court referred to strong evidence in relation to this criminal act. Evidence, including witness statements and testimony, was compared with the charge. The evidence produced during the trial was compared with the elements of the charge such as the lack of a clear motive for the defendant to try and kill the victim and proof that the defendant was carrying a knife and that it was the defendant who stabbed the victim. It was also established that the defendant committed the act on his own free will. After carefully analyzing the aforementioned facts the court determined that the defendant was the perpetrator of the attempted murder. Therefore the court considered the application of Article 354 of the Indonesian Penal Code and Article 53 on attempt to commit a crime.

JSMP believes that the court chose the aforementioned article because of arguments contained in the indictment as well as all relevant evidence and factors that showed that the actions of the defendant violated the charge because the defendant had deliberate intent to commit the criminal act of murder. The courts consideration of Article 53 of the Indonesian Penal Code focused on the intent or desire of the defendant as revealed by his actions which caused the victim to suffer a serious physical injury as mentioned in the material evidence such as the medical report attached to the indictment. The charges of the indictment were proven and showed that the actions of the defendant violated Article 53 of the Indonesian Penal Code.

After examining the elements of the charge and all the facts established during the trial the court decided to sentence the defendant to three years imprisonment. The convicted person indicated through his lawyer that he will lodge an appeal against the length of penalty imposed.

For further information please contact: Coordinator of the Legal Research Unit Roberto da Costa Pacheco HP. 7326647 Email: bebeto@jsmp.minihub.org Tel: 338823
-----
Comunicado Imprenssa

Periode : Fevereiro 2009

Edisi : Fevereiro 2009

TRIBUNAL BAUCAU HAMONU PENA TINAN 3 CADEIA BA AUTOR TENTATIVA OMISIDIO

Tribunal Baucau iha Quarta feira (4/2) lee leitura da sentenca ba autor crime tentativa omisidio ho inisial SG ( No. 143/Crm.C/08/TDB) nebe tuir akuzasaun Ministerio Publicu katak arguido iha dia 31/12/2007 iha mercado Baucau hamutuk ho ema balun (latemi) ba atakas lezado AS nebe umamento neba faan hela naan. Iha fatin akontesemento nee duni arguido hodi tudik sona lezado nia sorin los too hetan kanek todan e baicas iha hospital Baucau. Ho attitude arguido ida nee, Ministerio Publico (MP) akuza arguido ho artigo 354 KUHP.

Liu husi leitura da sentence nee, Juiz haktuir faktus provados sira nebe iha duni indicio sufisiente ba crime ida nee. Provas sira nee konsideira liu husi observasaun autus nia laran, no liu husi deklarasaun testamunho sira.

Faktus provados sira neebe produs duni durante audensia nia laran ho Sircumstancias sira maka hanesan, laiha motivos nebe maka klaro arguido halo crimes tentativa omisidio hasoru lezado, Provas mos katak arguido maka hodi tudik ida sona duni lezado. Provas katak arguido halo hahalok nee ho nia konsensia rasik. Analiza klean husi faktus sira nee hotu, tribunal konsideira arguido nudar autor tentativa omisidio, ho nunee konsideira aplika alterasaun juridica husi artigo 354 KUHP ba artigo 53 KUHP kona ba tentativa.

Tuir JSMP nia observasaun geral iha kazu ida nee katak, tribunal halo alterasaun juridica tanba ho razaun sira nebe sai hanesa indikador iha autos laran no sirkumstansi sira hotu nebe hatudu katak arguido nia hahalok kontra artigo alterasaun nian tanba iha duni intensaun antes atu halo crime tentativa omisidio nebe arguido halo.

Konsideirasaun tribunal ba alterasaun juridica art. 53 KUHP nee prefere liu ba intensaun arguido liu husi nia attitude nebe nia realize halo lezado hetan kanek todan iha nia isin nebe haktuir iha provas materiais liu husi exame medico nian nebe junta iha autos. faktus provados sira nee indika contra artigo alterasaun juridica (art. 53 KUHP).

Hare ba sircumstancias faktus hotu nebe maka durante produs iha audensia nia laran, tribunal foti concluzaun e deside hamonu pena castigo tinan tolu (3) cadeia ba arguido.

Kona ba desizaun tribunal ida nee condenado liu husi nia defensor hakarak hasae recurso, tanba ladun satisfas pena nebe maka tribunal condena.

Atu hetan tan informasaun konaba ne’e bele kontaktu: Roberto da Costa Pacheco Koordenador LRU, JSMP HP. 7326647 e-mail: bebeto@jsmp.minihub.org tel. 338823
-----
PENGADILAN BAUCAU MENJATUHKAN VONIS 3 TAHUN PENJARA ATAS

PELAKU PERCOBAAN PEMBUNUHAN

Press Release

Fevereiro 2009

Pengadilan Baucau pada hari rabu (4/2) menbacakan putusan dakwaan atas pelaku tindak pidana percobaan pembunuhan dengan inisial SG ( No. 143/Crm.C/08/TDB) yang menurut dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahwa terdakwa pada tanggal 31/12/2007 di Mercado Baucau bersama dengan beberapa orang (tidak disebut) menyerang korban AS yang pada waktu itu sedang menjual daging. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut terdakwa membawa sebuah pisau menusuk korban dibagian sebelah kanan hingga menderita luka berat dan mendapat perawatan dirumah sakit Baucau. Dengan perbuatan terdakwa tersebut , JPU melakukan dakwaan dengan pasal 354 KUHP.

Melalui pembacaan putusan tersebut, Hakim mengutip fakta-fakta kuat yang cukup yang disebutkan didalam tindakan pidana ini. Semua bukti tersebut diakui melalui observasi isi dakwaan, dan melalui pernyataan atau keterangan para saksi.

Semua bukti-bukti yang dihasilkan selama didalam persidangan dengan unsure-unsur disekitarnya seperti, tidak adanya motif yang jelas yang menunjukkan terdakwa melakukan tindakan pidana percobaan pembunuhan terhadap korban, terbukti bahwa terdakwalah yang membawa sebuah pisau menusuk korban. Terbukti juga bahwa terdakwa melakukan perbuatan tersebut dengan niat, keinginannya sendiri. Analisis inheren dari semua fakta-fakta tersebut, pengadilan mengakui terdakwalah sebagai pelaku percobaan pembunuhan. Dengan demikian mempertimbangkan menerapkan pasal peralihan dari pasal 354 KUHP menjadi pasal 53 KUHP mengenai percobaan.

Berdasarkan observasi JSMP secara umum dalam kasus ini bahwa, pengadilan melakukan peralihan pasal karena dengan argument-argumen mana yang sebagai indikator didalam isi dakwaan dan semua hal-hal atau unsure-unsur disekitarnya yang menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa melawan pasal peralihan karena memang ada niat sebelumnya untuk melakukan tindakan pidana percobaan pembunuhan yang dilakukannya.

Pertimbangan pengadilan menrapkan peralihan pasal 53 KUHP ini lebih cenderung pada niat atau keinginan terdakwa melalui perbuatannya yang telah dinyatakan (lakukan) membuat korban mengalami luka berat di badan yang disebutkan didalam bukti-bukti materiil seperti ditunjukkan lewat hasil tes medis yang dilampirkan didalam surat dakwaan. Semua isi surat dakwaan tersebut terbukti dan menunjukkan bahwa tindakan terdakwa telah melanggar pasal peralihan yang diterapkan yaitu pada pasal ( 53 KUHP).

Melihat dari hal-hal dan unsure-unsur disekitar semua fakta-fakta yang selama dihasilkan di dalam persidangan, pengadilan menyimpulkan dan memutuskan menjatuhkan vonis 3 tahun penjara atas terdakwa.

Mengenai putusan tersebut terdpidana melalui pembelanya ingin mengajukan banding, karena kurang menerima putusan masa kurungan yang dijatuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi: Roberto da Costa Pacheco Coordinator Legal Research Unit HP. 7326647 e-mail: bebeto@jsmp.minihub.org tel. 338823
-----

No comments: