Featured Post

Domestic Violence and Smuggling Dominate Oekusi District Court July 2019

JUDICIAL SYSTEM MONITORING PROGRAMME PROGRAMA MONITORIZASAUN BA SISTEMA JUDISIÁRIU Case Summary Oekusi District Court July 2019 Total nu...

03 February 2009

Summary on the Launch of an Overview of the East Timor Justice Sector in 2008

JSMP Press Release Summary January 2009 DILI 3 February 2009 - JSMP is a national NGO that conducts monitoring in all existing courts in Timor Leste, namely at the Dili District Court, Baucau District Court, Suai District Court, Oecusse District Court and the Court of Appeal. JSMP provides analysis on the legislative process and conducts training and disseminates information about legal issues to the public with the overall aim of contributing to the development and improvement of the legal system in Timor Leste.

Since independence Timor Leste has been faced with a wide range of needs, particularly in the justice sector, which includes the need to develop the law and human resources. Therefore, some laws do not yet exist and Timor Leste still applies a number of Indonesian laws and UNTAET Regulations.

JSMP values and recognizes developments that have been achieved to date in the justice sector, and JSMP is proud of government efforts to create favourable conditions to enable legal actors to perform their duties and functions effectively. For example, just recently the government launched a draft penal code and other laws such as the law on witness protection to guarantee the ongoing development of justice in Timor Leste.

Based on monitoring conducted by JSMP in all of the courts of Timor Leste during 2008, there have been significant developments, especially in terms of infrastructure. The government, through the Ministry of Justice, has established a plan to rehabilitate court buildings and offices including accommodation for judges, prosecutors and public defenders, although these efforts are still ongoing.

Nevertheless, JSMP believes that the justice sector will face a number of obstacles and challenges into the future unless there is a change in the administration system. Based on monitoring conducted by JSMP, the administrative system is disorganized (complicated) and no database has been set up to clearly record all registered and pending cases. JSMP submitted a request to access statistical data on all cases, however this request for information was denied based on the Internal Rules of the court. JSMP also submitted a request to receive a copy of the aforementioned rules to be used as a point of reference but this request was also denied.

JSMP also observed that court actors (judges, prosecutors and public defenders) have been carrying out their duties and functions in each of the courts, but it is unfortunate that several public defenders are unable to actively perform their duties in their respective jurisdictions simply because conditions are not conducive. They have not yet been provided with the necessary support they require, on a par with the other courts actors assigned to each court, especially the Suai District Court and Oecusse District Court.

JSMP recommends for the Ministry of Justice to pay attention to the plight of public defenders, recalling that they perform a crucial role in the Timor Leste justice system and also to guarantee that the judicial process can be conducted effectively to provide justice for all.

For further information please contact: Roberto da Costa Pacheco Coordinator of Legal Research, JSMP E-mail: bebeto@jsmp.minihub.org Telephone: 3323883

---------------------------------------------------

Sumariu ba Lansamentu Overview Justice Sector 2008

JSMP nu’udar ONG ne’ebe mak hala’o ninia kna’ar monitorizasaun ba tribunais tomak iha Timor Leste tantu TDD, TDB, TDS, TDO nomos Tribunal Rekursu rasik, no halo analiza ba prosesu legislasaun, treinamentu no halo dizeminasaun informasaun legal ba públiku hodi nune’e bele fornese kontribuisaun ba progresu sistema judisiariu iha Timor Leste.

Depois hetan tiha independensia Timor Leste iha nesesidades oi-oin, liu-liu iha seitor justisa inklui nesesidades ba iha leis nomos rekursu humanu. Tanba lei balun seidaun iha, Timor Leste sei uza nafatin lei balun ne’ebe mai husi Indonesia ninia tempu nomos lei ne’ebe mak kria husi UNTAET nia tempu.

JSMP apresia ba progressu ne’ebe iha ba sistema judisiariu nian, no JSMP louva ba esforsu ne’ebe mak governu halo hodi kria kondisoins ne’ebe favoravel ba autor judisiariu hodi hala’o sira nia kna’ar. Por ezemplu hanesan foin dau-daun governu kria ona draft Kódigu Penal nomos draft Kódigu Sivil e mos lei sira seluk hanesan Lei Protesaun ba Testemuña atu garantia katak justisa iha Timor Leste tenki la’o dadaun.

Bazeia ba JSMP ninian monitoramentu ba tribunais tomak iha tinan 2008 iha progressu ne’ebe maka’as teb-tebes ba iha infraestrutura ninian, governu liu husi Ministeriu da Justisa halo planu hodi realiza reabilitasaun ba iha edifisiu hotu liu-liu ba tribunal rasik no Juizes, Prokuradores nomos Defensor Públiku sira fatin mesmu balu to’o oras ne’e da-daun seidauk remata.

Mesmu nune’e JSMP observa katak iha nafatin obstaklus ka dezafius ba sistema judisiariu Timor Leste ninia ba oin, karik la iha mudansa ba iha lala’ok administrative ninian, tanba lala’ok administrative tuir JSMP ninian hare katak komplikadu teb-tebes no la iha database ida klaru ba kazu hotu ne’ebe mak tama iha no wainhira JSMP husu ka hatama pedidu atu hetan estatístika ba prosesu kazu hotu la konsegue hetan tanba deit katak Regimento Interna husi Tribunal la autoriza, maybe wainhira JSMP mos koko husu ka hatama pedidu hodi husu Regimento Interna ne’e rasik hodi nune’e sai hanesan baze legal maybe mos la hetan.

JSMP observa mos katak atór judisiariu rasik (Juizes, Prokuradores, no Defensor Públiku) oras ne’e da-daun hala’o ona sira nia kna’ar iha tribunal ida-idak maybe ne’ebe sai lamentasaun boot tebes ba JSMP mak Defensor Públiku nafatin seidauk marka sira nia prezensa iha Tribunal ne’ebe sira hakna’ar ba, razaun tanba deit sira la iha kondisoins ne’ebe favoravel hanesan atór judisiariu sira seluk (Juizes no Prokuradores) atu hala’o sira nia kna’ar iha Tribunal Distrital hotu liu-liu iha Tribunal Distrital Suai no Tribunal Distrital Oe-Cusse.

JSMP rekomenda ba Ministeriu Justisa atu tau matan mos ba Defensor Públiku tanba sira nia kna’ar hanesan mos parte importante ida ba sistema judisiariu iha Timor Leste nomos atu garantia katak julgamentu ne’e justu ou lae.

Atu hetan informasaun kle’an liu kontaktu: Roberto da Costa Pacheco Koordenador Peskizador Juridiku, JSMP Enderessu e-mail: bebeto@jsmp.minihub.org Telephone: 3323883

---------------------------------------------------

Intisari Peluncuran Tinjauan Umum Sektor Peradilan 2008

JSMP merupakan sebuah NGO nasional yang menjalankan tugas dan fungsinya melakukan pemantauan di seluruh pengadilan yang ada di Timor Leste seperti PDD, PDB, PDS, PDO termasuk Pengadilan Tinggi, melakukan analisis terhadap proses legislasi, pelatihan dan desiminasi informasi hokum kepada publik dengan tujuan utama memberikan kontribusi bagi pembangunan dan perkembangan sistim hokum di Timor Leste.

Setelah memperoleh kemerdekaan, Timor Leste membutuhkan beraneka ragam kebutuhan, terutama pada sektor peradilan termasuk kebutuhan akan pembangunan hokum dan sumber daya manusia. Oleh karena sebagian UU belum ada, Timor Leste masih tetap menerapkan sebagian hokum Indonesia maupun regulasi UNTAET.

JSMP menghargai dan mengakui perkembangan yang ada dalam sistim peradilan, serta JSMP bangga atas daya upaya dari pemerintah dalam menciptakan kondisi-kondisi yang dapat menunjang bagi aktor hokum dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Sebagai contoh, belum lama ini pemerintah meluncurkan rancangan hokum pidana maupun perdata serta UU lainnya seperti UU tentang perlindungan saksi untuk menjamin bahwa peradilan di Timor Leste dapat berkembang.

Berdasarkan pada hasil pemantauan yang dilakukan JSMP di seluruh pengadilan di Timor Leste pada tahun 2008, terjadi perkembangan yang sangat signifikan terutama dibidang infra-struktur, pemerintah melalui Kementerian Kehakiman menetapkan rencana untuk merealisir proses rehabilitasi terhadap gedung-gedung pengadilan dan perkantoran termasuk tempat tinggal bagi para hakim, jaksa dan pembela umum, meskipun hingga kini belum selesai.

Kendati demikian, JSMP melihat bahwa masih tetap adanya hambatan dan tantangan bagi system peradilan di masa-masa mendatang, jika tidak ada perubahan dalam sistim administrasi, karena berdasarkan hasil pemantauan JSMP, sistim administrasi masih sangat berantakan (kompleks) serta tidak adanya sistim database yang jelas terhadap semua jenis kasus yang didaftarkan dan masih diproses, dan ketika JSMP mengajukan permohonan untuk mengakses data statistik untuk semua perkara, tidak sempat mendapatkannya hanya karena Regimento Interna (peraturan internal) pengadilan tidak mengijinkannya, akan tetapi ketika JSMP berusaha mengajukan permohonan untuk mendapatkan peraturan yang dimkasud sebagai dasar kebijakan pun tidak diberikan.

JSMP juga memantau bahwa aktor peradilan (para hakim, jaksa dan pembela umum) sampai saat ini sudah menjalankan tugas dan fungsinya di setiap pengadilan tetapi yang patut disayangkan masih terdapat beberapa pembela umum yang masih belum secara aktif menjalankan tugasnya di yuridiksi pengadilannya, hanya karena belum terpenuhinya kondisi-kondisi tertentu yang dapat menunjang kerja mereka seperti para aktor lainnya di semua pengadilan khususnya Pengadilan Distrik Suai & Oe-Cusse.

JSMP merekomendasikan kepada Kementerian Kehakiman untuk menaruh perhatian kepada pembela umum, mengingat tugas dan fungsi mereka juga merupakan bagian terpenting dalam sistim peradilan Timor Leste maupun untuk menjamin bahwa proses persidangan dapat berjalan efektif untuk mengapai keadilan bagi semua orang.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dapat menghubungi : Roberto da Costa Pacheco
Koordinator Peneliti Hukum, JSMP Alamat e-mail: bebeto@jsmp.minihub.org Telephone: 3323883

Image: Dili District Court
----
East Timor Directory - Discover enigmatic East Timor online.

No comments: